Makna Cinta

Cinta sesuatu yang tak pernah mudah dipahami

Datang seketika tanpa pernah disadari

Menjanjikan keindahan namun tidak menjanjikan keabadian

Cinta sifatnya semu

Tak nampak rupa dan wujudnya

Namun terasa keberadaannya

Cinta ada dalam desah nafas manusia

Cinta ada dalam sanubari manusia

Karena cinta…. manusia dapat hidup berdampingan

Namun tak jarang cinta merubah haluannya

Kini cinta menjelma menjadi sesuatu yang hanya menjanjikan asa

Kini cinta hanya kedok untuk pelampiasan nafsu dunia belaka

Tak ada lagi cinta yang murni

Cinta yang asalnya dari ketulusan dan kesungguhan hati untuk mencinta

Kini cinta sesuatu yang mudah datang dan mudah pergi

Sesuatu yang hanya akan menyisakan luka ketika cinta itu telah pergi

Sesuatu hanya akan menyisakan penyesalan ketika disadari cinta itu benar adanya

Aku tak pernah bisa memahami cinta

Bukan karena cinta itu tak pernah datang dalam hidupku

memberikan kesejukan dalam jiwaku

namun aku tak pernah mengerti mengapa cinta itu yang membuat ribuan air mata tumpah

bukankah cinta sejatinya akan memberikan kebahagiaan bagi orang yang mencinta

haruskah cinta saling menyakiti.

3 Komentar (+add yours?)

  1. naflah
    Jun 10, 2010 @ 15:35:22

    cinta memang tak pernah dapat kita pahami
    kadang menciptakan suka namun tak jarang menyisakan air mata…..

    Balas

  2. badri
    Jun 10, 2010 @ 22:23:40

    konsultasi yaa… bak fikeeee…!… aq ingin menghilangkan rasa cinta pada seseorang (…….), tapi masalahnya aq sering merasa terhantui oleh perasaan “jangan2 suatu saat dia jadi jodohQ…? capekdeech mikirin dia, pertanyaannya apakah solusinya tentang kasih yang tak kesampaian…? sbelumnya trimakasih atas jawabannya

    Balas

    • najwaralistiya
      Jun 11, 2010 @ 07:19:47

      seperti yang kamu bilang bad… butuh waktu sehari untuk mencintai seseorang namun butuh waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang…..menurut aku kenapa harus dihilangkan perasaan itu?? akankah lebih baik klo kita mengarahkan rasa itu bila memang kita tidak bisa memiliki dia…. yach… maksudku kita arahkan rasa itu menjadi sesuatu yang lebih mulia. contohnya menjadikan dia sebagai sahabat atau mungkin anggap dia seperti adik kamu sendiri…. bukankah itu lebih baik…

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: