SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

1. Judul Topik/layanan : Konsep Diri
2. Tugas perkembangan : Mengenal gambaran mental yang dimiliki individu  tentang dirinya sendiri baik secara fisik, psikologik, maupun sosial
3. Bidang bimbingan : Pribadi dan sosial
4. Rumusan kompetensi : Membentuk konsep diri yang positif
5. Kelas/semester : XI/I
6. Alokasi waktu :
7. Tujuan Pelayanan :
  1. Siswa dapat memahami pentingnya konsep diri
  2. Siswa mendapatkan gambaran tentang konsep dirinya selama ini
  3. Siswa dapat membentuk konsep diri yang positif
8. Materi layanan :

Uraian Materi

Konsep diri adalah gambaran mental yang dimiliki individu  tentang dirinya sendiri baik secara fisik, psikologik, maupun sosial. Konsep diri dapat bersifat positif maupun negatif tergantung oleh penilaian individu terhadap dirinya berdasarkan persepsi tentang bagaimana orang mempersepsikan dirinya.

Setiap  orang memiliki sisi positif dan negatif dalam konsep dirinya, untuk menganalisa konsep diri, kita dapat meminjam konsep diri dari ilmu management yaitu SWOT (strengths, weakness, opportunity and threats) artinya kita perlu menelaah:

  1. Apakah kekuatan-kekuatan yang kita miliki?
  2. Apakah kelemahan-kelemahan yang kita miliki?
  3. Apakah peluang yang ada pada kita?
  4. Apakah hambatan yang menghalangi kesempatan kita untuk maju?

Analisis dari konsep diri membutuhkan  kejujuran dalam proses introspeksi dan refleksi ke dalam diri sendiri, serta keterbukaan untuk dapat menerima feedback dari orang lain.

Untuk mengembangkan diri secara optimal dibutuhkan beberapa aspek pendukung utama, antara lain :

  1. Adanya cita-cita yang konkrit dan realistik sebagai target pengembangan diri
  2. Adanya batas waktu yang dikejar
  3. Adanya komitmen pribadi yang kuat terhadap cita-cita
  4. Adanya disiplin pribadi yang memadai untuk terus melakukan berbagai latihan yang diperlukan
  5. Adanya lingkungan yang mendukung pengembangan diri

Hal yang paling penting dalam mengembangkan diri adalah mempertahankan motivasi dan mengembangkan ketangguhan untuk melawan konsep-konsep negatif yang dimiliki  serta menunda berbagai keinginan yang bersifat kedonik maupun komsumtif. Hambatan bisa berasal dari dalam maupun dari luar diri. Hambatan dari luar berkaitan dengan lingkungan dan orang-orang sekitar kita biasanya dapat dikelola dengan melakukan adaptasi pribadi yang lebih rasional. Hambatan  dari  dalam diri sulit diatasi. Hambatan itu antara lain berbetuk :

  1. Trauma dari masa lalu
  2. Rasa bersalah
  3. Rasa kecewa
  4. Tidak adanya pegangan hidup

9. Metode :  Pemberian Informasi Dan Pemberian Tes Who Am I Tentang Konsep Diri

Berilah tanda silang (X)  pada setiap butir pertanyaan. Apabila anda cenderung memberi penilian untuk bagian kiri maka letakkan tanda silang pada huruf A atau B. Apabila cenderung memberi penilaian untuk bagian kanan maka letakkan tanda silang pada huruf D atau E. Letakkan pada huruf C bila penilaian anda netral.

Saya Adalah Orang Yang
A B C D E
  1. Penampilan menarik
Penampilan tidak menarik
  1. Cerdas
Bodoh
  1. Berbakat
Tidak berbakat
  1. Percaya diri
Tidak percaya diri
  1. Pantas dicintai
Pantas ditolak
  1. Mandiri
Tergantung pada orang lain
  1. Jujur
Tidak jujur
  1. Ramah
Egois
  1. Disukai orang
Dibenci banyak orang
10. Bertanggung jawab Semau gue
11. Mampu membuat keputusan Plin-plan
12. Sayang orang tua Melalikan orangtua
13. Membanggakan keluarga Tidak membanggakan keluarga
14. Teguh iman Mudah goyah
15. Dekat dengan Tuhan Jauh dari Tuhan

Refleksi :

  1. Bagaimana hasil tes konsep diri kamu?
  2. Apa upaya kamu agar konsep diri kamu bisa menjadi lebih baik?

10. Kegiatan layanan

  1. Pendahuluan

apresiasi & kesiapan siswa untuk mengikuti layanan

  1. Inti

Menerangkan  materi tentang konsep diri

Membagikan tes konsep diri

  1. Penutup

Siswa mengerjakan tes konsep diri

Menjelaskan analisa hasil tes

Refleksi

Salam penutup

11. Sumber Bahan & alat

Alat                 : Tes Who am I tentang “Konsep Diri”

12. Penilian

Setelah memberikan tanda silang (X) pada setiap nomor diatas hubungkanlah setiap tanda dengan garis, kemudian hitamkan daerah yang terletak di sebelah kiri, semakin sempit daerah yang hitam semakin positif konsep diri anda. Sejumlah pernyataan ini belum mencakup semua aspek kepribadian maka hasil yang diperoleh jangan dianggap sebagai diagnosis tentang konsep diri anda. Namun demikian secara sederhana profil yang terbentuk menggembarkan diri anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: